Sanitasi Total dan Pemasaran Sanitasi ( STOP ) merupakan program kemitraan antara Pemerintah Indonesia dengan berbagai pihak seperti Water And Sanitation Program ( WSP ), Bill And Melinda Gates Foundation yang menterjemahkan secara luas strategi baru pemerintah mengenai sanitasi berbasis masyarakat. Program ini dilaksanakan di Jawa Timur pada periode tahun 2007-2009 yang lalu, dan di wilayah Kabupaten Lamongan masih terus berjalan sampai sekarang.
Program STOP merupakan program lanjutan dari program WSLIC yang keduanya untuk merubah perilaku hidup bersih dan sehat, tetapi program STOP sendiri lebih difokuskan dengan tujuan untuk merubah perilaku masyarakat tentang BAB yang semula disembarang tempat, seperti ditempat-tempat rimbun, di tambak, atau ditempat lain diubah ke tempat yang benar yaitu WC.
Di Kecamatan Turi terpilih 2 desa yang menjadi desa percontohan untuk program ini, yaitu Desa Keben dan Desa Geger. Sosialisasi program STOP dilakukan melalui penyuluhan-penyuluhan secara terpadu dari Dinas Kesehatan/PUSKESMAS dan Pemerintah Kecamatan dan Desa ( KKM, Kader POSYANDU, PKK ). Penyuluhan tersebut berkisar tentang tujuan program STOP, kelebihan program STOP, manfaat hidup bersih dan sehat serta hal-hal yang berkaitan dengan program STOP lainnya. Kegiatan penyuluhan itu sendiri langsung mendapat respon positif dari Pemerintah Kecamatan dan Desa khususnya Desa Keben yang memberangkatkan salah satu warganya guna mengikuti pelatihan sebagai salah satu petugas teknisi dalam pembuatan WC sesuai standart nantinya.
Dengan adanya program WSLIC yang ditindaklanjuti dengan adanya program STOP maka diharapkan masyarakat desa khususnya Desa Keben Kecamatan Turi mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat sesuai dengan anjuran agama Islam dan harapan pemerintah.

0 komentar:
Posting Komentar